Jaring Pesilat Berbakat, Kemenpora RI Gelar Turnamen Pencak Silat di Blitar

Pembukaan turnamen pencak silat Ma
Pembukaan turnamen pencak silat Ma'arif Cup IV oleh Staf Kemenpora Anggia Ermarini.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

BLITARTIMES – Guna melestarikan pencak silat budaya bangsa melalui p?restasi olahraga, Kementrian Pemuda dan Olahraga RI bekerjasama dengan Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Blitar gelar kejuaraan pencak silat Ma’arif Cup ke IV. Kejuaraan itu sekaligus menjadi  ajang silaturahmi persatuan dan kesatuan.

Even bergengsi tersebut dihelat selama tiga hari, yakni pada 15 hingga 17 Desember 2018, di Gedung Serbaguna Madrasah Aliyah Ma’arif NU Kota Blitar. Turnamen ini diikuti sekitar 450 pendekar pencak silat dari Kota dan Kabupaten Blitar. Mereka bersaing memperebutkan piala Kemenpora RI.

Panitia kegiatan yang juga Ketua ISNU Kota Blitar, Dr.Dian Fericha, mengatakan turnamen ini digelar untuk mempopulerkan olahraga pencak silat, khususnya Pagar Nusa yang merupakan perguruan pencak silat di bawah naungan NU. Kemudian menciptakan budaya hidup sehat melalui olahraga dan persatuan antar Banom NU.

“Harapan kami pencak silat khususnya Pagar Nusa bisa lebih mengembangkan potensi-potensinya. Kita tahu sendiri di Indonesia pencak silat sangat mendukung kiprah dan prestasi olahraga di kancah internasional. Semoga dengan kejuaraan ini muncul atlet dari Pagar Nusa yang tampil menyumbangkan prestasinya bagi bangsa dan Negara,” ucap Dian Fericha.

Turnamen ini mempertandingkan kelas remaja dan umum mulai usia 14 hingga 21 tahun. Kejuaraan yang mayoritas diikuti para santri ini dibuka langsung oleh Staf Khusus Menpora RI Anggia Ermarini, Sabtu (15/12/2018).

Dalam sambutannya, Anggia mengatakan kejuaraan semacam ini harus terus digelar untuk meregenerasi atlet pencak silat dan meningkatkan prestasi. ”Karena jiha hanya latihan saja tanpa dipertandingkan tidak akan bisa maksimal. Bibit unggul yang berprestasi akan tercetak melalui kompetisi. Turnamen semacam ini banyak digelar oleh Kemenpora untuk meningkatkan prestasi olahraga pencak silat,” katanya.

Dikatakan, pencak silat khususnya Pagar Nusa merupakan salah satu olahraga yang tengah gencar dipromosikan Kemenpora RI ke seluruh dunia. Hal ini tak lain karena pemerintah menargetkan pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang menyumbangkan medali di Olimpiade Tahun 2020. Target Kemenpora realistis, di Olimpiade nanti pencak silat bisa menyumbangkan 5 medali emas.

“Untuk mencetak atlet berprestasi diperlukan pelatih yang handal. Oleh karena itu Kemenpora juga banyak menggelar pelatihan-pelatihan untuk pelatih pencak silat khususnya Pagar Nusa. Kemenpora juga berkomunikasi dengan BUMN agar mau menjadi bapak asuk bagi pencak silat,” tandasnya.(*)

 

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : A Yahya
Publisher : Yogi Iqbal
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top