Gandeng Bukalapak, Pemkab Blitar Launching Kampung Wirausaha Online

Wabup Blitar Marhaeinis UW didampingi Kepala Dinas Kominfo Eko Susanto  meresmikan Kampung Wirausaha Online di Gogolatar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Wabup Blitar Marhaeinis UW didampingi Kepala Dinas Kominfo Eko Susanto meresmikan Kampung Wirausaha Online di Gogolatar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

BLITARTIMES – Kampung Wirausaha Online resmi dilanuching oleh Pemerintah Kabupaten Blitar di Lingkungan Gogolatar,  Kelurahan Kaweron, Kecamatan Talun, Senin (11/3/2019). 

Program bekerjasama dengan Bukalapak ini bertujuan   membantu dan memberikan solusi teknologi memasarkan produk UKM. 

Sebab persoalan yang paling berat yang dihadapi pelaku UKM bukan bagaimana memproduksinya, tapi juga marketingnya.

Kampung Wirausaha Online Bukapalak diresmikan secara langsung oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaeinis Urip Widodo. 

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kominfo Pemkab Blitar, Eko Susanto, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Blitar, Indra Gunawan, jajaran OPD Pemkab Blitar, Forkopimda, Muspika Kecamatan Talun, Associate Vice President of Public Policy and Government Relation Bukalapak, Bima Laga dan Head of Community Management Bukalapak, Muhamad Fikri, dan komunitas Bukalapak Blitar.

Dalam sambutannya, Head of Community Management Bukalapak, Muhamad Fikri, mengatakan Kampung Wirausaha Online ini akan digunakan oleh Komunitas Bukalapak dan warga Blitar untuk kegiatan Kelas Ngelapak, workshop, kopdar bulanan dan pengembangan potensi untuk wirausaha perempuan. 

Tempat ini diharapkan dapat mendorong dan mendukung penuh warga Blitar yang ingin maju dan menggunakan teknologi dalam berwirausaha online.

Kampung Wirausaha Online ini dilengkapi beberapa fasilitas penunjang, seperti internet gratis, ruang kerja bersama, dan pendampingan wirausaha pemula untuk menambah keahlian warga Blitar melalui berbagai pelatihan terkait berjualan online.

“Kampung Wirausaha Online ini nanti nya akan menjadi daerah percontohan bagi pengembangan wirausaha online di daerah yang dibina langsung oleh Komunitas Bukalapak Blitar. Ada sekitar lebih dari seribu warga yang tinggal di kampung ini yang siap untuk dibina oleh teman-teman dari Komunitas Bukalapak Blitar. Komunitas Bukalapak di seluruh Indonesia selalu menanamkan nilai-nilai saling berbagi, bergotong royong untuk memberikan dampak yang positif bagi masyarakat,” ungkap Fikri.

Muhammad Fikri juga menambahkan bahwa Bukalapak sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mendukung pemerataan penetrasi digital di masyarakat.

“Bukalapak sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia memiliki misi memberdayakan usaha kecil di seluruh Indonesia untuk tumbuh dan berkembang bersama Bukalapak.  Untuk memberikan ruang bagi para usaha kecil dan warga Blitar dalam berkreasi serta belajar berwirausaha, Bukalapak meresmikan Kampung Wirausaha Online di Gogolatar ini,” paparnya.

Saat ini Komunitas Bukalapak tersebar di 142 kota atau kabupaten di seluruh Indonesia, dengan jumlah anggota mencapai lebih dari 30 ribu. 

Sedangkan komunitas Bukalapak Blitar memiliki 100 anggota yang tergabung. 

Peresmian Kampung Wirausaha Online ini juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Komunitas Bukalapak Blitar ke-2.  

“Komunitas Bukalapak Blitar tumbuh secara pesat dan aktif memperluas jaringan serta berbagi pengetahuan dan pengembangan kapasitas diri,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Blitar, Marhaeinis Urip Widodo, dalam sambutannya berharap Kampung Wirausaha Online yang diluncurkan bersama Bukalapak dapat memberikan manfaat dan kontribusi terhadap perekonomian Kabupaten Blitar. 

Sehingga menambah daya saing daerah dan menambah omset pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Blitar.

“Kabupaten Blitar ini luas sekali, luasnya sekitar 1.588,79 km2. Pelaku UMKM di Kabupaten Blitar ada sebanyak 255.622 dan 219.221 diantaranya adalah pelaku usaha mikro,” terang Wakil Bupati Blitar yang dikenal peduli dan dan dekat dengan rakyat.

Lanjut Marhaeinis berharap keberadaan Kampung Wirausaha Online Bukalapak ini dapat membantu meningkatkan kapasitas diri dan ketrampilan warga Blitar mengenai bisnis online dan marketplace. 

Kampung Wirausaha Online diharapkan juga dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi angkas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan.

“Di era Revolusi Industry 4.0 ini perkembangan begitu cepat. Di era ini kaum millenial lah yang bsa cepat menyesuikan adaptasi dengan kondisi ini. Disamping itu kondisi ini juga memaksa kaum tua untuk menyesuaikan diri. Alhamdulilah dari laporan saya dengar ada ribuan warga Blitar yang bisnisnya telah merambah dunia digital atau online. Artinya warga Kabupaten Blitar utamanya pelaku UMKM telah mengikuti perkembangan jaman dan telah mengikuti perkembangan, berbisnis dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi yang disediakan oleh Bukalapak ini,” tegasnya.

Lebih dalam Wakil Bupati berharap hadirnya Bukalapak di Blitar akan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan omset dan akses pasar bagi para pelaku UMKM.

“Semoga Allah SWT melapangkan usaha kita semua demi menciptakan para pelaku UMKM yang berdaya saing dan mandiri. Sehingga mampu mewujudkan Kabupaten Blitar yang lebih sejahter, maju dan berdaya saing. Amazing Blitar !!!,” pungkasnya.(kmf)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top