5 Alat Penyiksaan Paling Brutal dan Bar-bar Sepanjang Sejarah

Spanish Donkey. (Foto: istimewa)
Spanish Donkey. (Foto: istimewa)

BLITARTIMES, MALANG – Ada suatu era di Eropa yang dikenal dengan masa yang barbar, brutal, dan kejam. Era tersebut ialah era Abad Pertengahan. Yang membuatnya kelam sebab pada saat-saat itu muncul beragam penyiksaan dengan alat-alat yang tak manusiawi. Berikut inilah 5 alat penyiksaan paling brutal pada masa itu.

1. Peremuk Kepala

Alat ini berbentuk seperti topi besi yang memiliki sekrup di atasnya. Umumnya, digunakan oleh penyelidik Spanyol Kuno. Mekanisme kerjanya yakni dengan mengunci kepala korban pada topi besi.

Sang Algojo akan memutar sekrup di atas topi untuk mengencangkan topi besi tersebut. Hal ini membuat ruang antara topi dan alat ini semakin sempit sehingga kepala korban akan semakin tertekan.

Pada awalnya, gigi dan rahang korban akan hancur, mata keluar, tulang kepala hancur. Pada akhirnya, otak korban akan hancur berantakan.

2. Banteng Kuningan

Alat siksa kejam ini menyerupai banteng yang terbuat dari kuningan. Diciptakan pada zaman Yunani Kuno.

Banteng ini mempunyai pintu masuk kecil dan cukup untuk menampung 1 orang dewasa. Korban akan dimasukkan ke dalam dan dipanggang hidup-hidup. Secara perlahan, korban akan berteriak kesakitan mencari napas melalui sebuah pipa yang dihubungkan ke mulut banteng.

Uniknya, mulut banteng dari alat ini dilengkapi sistem suara tertentu yang membuat teriakan korban akan menyerupai auman banteng.

3. Penarik Tubuh

Alat siksa ini pertama kali digunakan di Britania Raya. Terbuat dari papan kayu dengan 4 tali masing-masing untuk mengikat kedua tangan dan kaki korban.

Alat ini mempunyai roda dan tuas yang saling berlawanan arah. Korban yang akan dihukum mati, tangan dan kakinya akan diikat di tuas tersebut.

Sang algojo akan memutar masing-masing tuas secara berlawanan sehingga menyebabkan semua persendian di tubuh korban perlahan-lahan terpisah dari tubuh mereka. Hal ini dilakukan hingga tangan dan kaki korban benar-benar terpisah sepenuhnya dari tubuh mereka.

Proses ini akan menimbulkan rasa sakit yang sangat dahsyat dan membuat korban stress berat lantaran mendengar bunyi otot dan tulangnya yang berderak. Tak jarang, perut dan dada korban juga akan terputus menjadi dua bagian.

4. Keledai Spanyol

Keledai Spanyol merupakan alat penyiksa berbentuk balok kayu segitiga yang ditopang menggunakan dua batang kayu dengan bagian runcing berada di atasnya. Walaupun terlihat sangat sederhana, dalam praktiknya alat ini merupakan alat penyiksa paling sadis yang memberikan efek rasa sakit yang luar biasa.

Sebelum didudukkan di atas alat tersebut, biasanya korban akan ditelanjangi. Kadang pada bagian kaki korban diberi semacam pemberat untuk menambah daya tarik ke bawah. Hal ini membuat korban merasakan sakit yang luar biasa.

Saking sakitnya, kebanyakan korban yang dihukum menggunakan alat ini meregang nyawa karena tidak kuat menahan rasa sakit.

5. Ayunan Judas

Ayunan Judas hampir mirip dengan Keledai Spanyol, namun memiliki bentuk piramid di atasnya. Sebelum korban dipaksa untuk duduk di atas kursi berbentuk piramid ini, biasanya korban akan ditelanjangi terlebih dulu untuk mempermalukan si korban.

Setelah korban duduk di atas kursi segitiga tersebut, korban ditarik dengan tali untuk memperbesar lubang anusnya dalam waktu yang lama.

Konon alat ini juga jarang sekali dicuci sehingga jika Ayunan Judas ini tidak membunuhnya maka korban akan meninggal karena infeksi parah.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top