Berbeda dengan Buku Sejarah, Beginilah Wajah Gajah Mada Karya Mpu Haris Hasil 7 Kali Meditasi

Dua gambar Gajah Mada. Kiri, karya M Yasin dan Mpu Haris dari hasil meditasi (kolase)
Dua gambar Gajah Mada. Kiri, karya M Yasin dan Mpu Haris dari hasil meditasi (kolase)

BLITARTIMES, MALANG – Bagi masyarakat Jawa, khususnya, nama Mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit, bukankah nama asing. Kita begitu familiar dengan Gajah Mada dibandingkan dengan sang raja Majapahit yaitu Hayam Wuruk. 

Berbagai kisah tentang Gajah Mada juga cukup populer sampai saat ini. Terutama kisah sumpah Palapa Gajah Mada yang terkenal. Sebuah pernyataan politik penyatuan Nusantara selama 21 tahun, yakni antara tahun 1336 sampai 1357. Dengan ilustrasi sang Mahapatih yang mengacungkan sebilah keris dengan sorot mata tajam dan wajah terlihat keras serta perawakan 'sedikit' tambun.

Ilustrasi sosok Gajah Mada ini telah begitu dikenal masyarakat. Baik melalui buku pelajaran, cerita, komik sampai patung Gajah Mada itu sendiri.

Tapi, benarkah itu wajah aslinya Gajah Mada ? Lantas siapakah yang pertama kali memperkenalkan sosok Gajah Mada dalam bentuk gambar sejak lama dan kita yakini kebenarannya itu.

Dari penelusuran MalangTIMES, ternyata sosok yang kita kenal selama ini di berbagai buku maupun patung, ternyata merupakan hasil imajinasi kreatif sejarawan yang menjadi Menteri Penerangan era Presiden Soekarno yaitu Mohammad Yamin (1903-1962).

Sosok imajinasi tersebut didukung dengan belum ditemukannya gambaran atau deskripsi fisik Gajah Mada itu sendiri. Baik di candi-candi peninggalan Majapahit, maupun di berbagai kitab Pararaton dan Negarakertagama. 

Sejarawan UGM Bahaudin sejak bertahun lalu telah mengupas hal tersebut. "Sejak abad ke-13 hingga kini belum ada gambaran tentang sosok Gajah Mada. Di kitab Negarakertagama juga hanya dijelaskan soal negeri-negeri yang ditaklukkan Gajah Mada. Tak ada deskripsi fisik Gajah Mada," ucapnya seperti dilansir beberapa media.

Tidak adanya catatan atau data deskripsi Gajah Mada inilah yang menciptakan ruang misteri. Ruang inilah yang diisi Muhammad Yamin dengan imajinasi kreatifnya terkait sosok sang pemersatu Nusantara ini.

"Wajah Gajah Mada yang kita kenal itu memang imajiner. Itu imajinasi Mohammad Yamin. Tujuannya untuk membangkitkan nasionalisme. Soalnya pada waktu itu Indonesia belum lama merdeka dari penjajahan bangsa lain. Indonesia butuh satu sosok yang bisa menguatkan batin bangsa. Untuk mendekolonisasi sejarah yang dulu sangat Belanda-sentris," ujar Bahaudin.

Ruang misteri inilah yang bagi kalangan tertentu membuat penasaran. Sehingga berusaha untuk menemukan wajah Gajah Mada aslinya. Bahkan mereka rela mengeluarkan uang banyak untuk bisa melihat wajah asli Gajah Mada. Walau pun dalam bentuk sebuah lukisan.

Hal inilah yang kemudian dijawab oleh seniman Haris Poerwandi (59) atau lebih dikenal dengan sapaan Mpu Haris asal Dusun Perning, Desa Perning, Jetis, Kabupatèn Mojokerto. Saat dirinya diminta untuk melukis wajah asli Gajah Mada oleh seorang pejabat.

Tentunya, bukan hal mudah mendeskripsikan wajah asli Gajah Mada dengan ketiadaan referensi selama ini. Maka jalur spiritual pun jadi jalan bagi Mpu Haris untuk mendapatkan sosok sang Mahapatih Majapahit ini. Tidak hanya sekali, tapi sampai 7 kali Mpu Haris melakukan meditasi untuk bisa melihat sosok Gajah Mada.

"Saya meditasi sebanyak 7 kali untuk memastikan sosok Gajah Mada. Sehingga yakin betul bila yang nanti saya lukis adalah sosok Gajah Mada," ucap Mpu Haris.
Setelah mantap dengan ritual dan bisa melihat roh suci Gajah Mada, Mpu Haris melukisnya di kanvas berukuran 80x110 cm dengan menggunakan cat minyak dan kuas. "Proses pembuatannya memakan waktu sekitar 7 bulan," ujarnya.

Dari hasil lukisan Gajah Mada hasil MPU Harus dibandingkan dengan gambar imajinasi Mohammad Yamin terdapat perbedaan cukup menyolok. Sama-sama berperawakan kokoh, Gajah Mada hasil spiritual Mpu Haris lebih terlihat bertubuh ramping berisi dibanding yang kita kenal sejak lama. Wajah Gajah Mada juga digambarkan lonjong dengan rambut panjang. Ini yang membedakan dengan wajah Gajah Mada M Yamin yang mendeskripsikan wajah bulat, sorot mata tajam, bibir tebal dan tulang pipi menonjol.

"Saya sangat yakin kalau itu sosok Gajah Mada. Sebagai seniman yang diminta melukis Gajah Mada, saya mempunyai tanggung jawab moral atas kebenaran sosoknya," ucap Mpu Haris yang dari lukisannya itu mendapatkan Rp 100-200 juta ini. 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top