Makan Jengkol dan Ubi Bisa Membuat Tahan Berpuasa

Jengkol balado. (Foto: istimewa)
Jengkol balado. (Foto: istimewa)

BLITARTIMES, MALANG – Salah satu cara agar tahan berpuasa adalah dengan mengonsumsi makanan yang tinggi serat. Daripada oatmeal sesekali makanlah ubi dan jengkol yang memiliki serat tinggi. 

Jengkol tersebut memiliki kandungan 76 gram serat, dan 100 gram serat dimiliki oleh ubi. Nutrisionis Rachel Olsen menjelaskan, manusia setidaknya membutuhkan 30 gram serat setiap harinya.

Namun hal ini kebanyakan belum dipenuhi oleh warga Indonesia. Padahal, serat ini sangat penting bagi tubuh karena bisa mengikat kolesterol dan menstabilkan kadar gula darah. 

Bahkan dalam beberapa penelitian, bisa mencegah kanker. Karena kebanyakan sumber serat ini dikaitkan dengan perut kembung alias bergas, maka jengkol yang tinggi serat, sering kali dilupakan.

Sama halnya seperti kol dan ubi, sayuran yang tinggi akan serat. Rachel menambahkan, efek samping dari kentut dan memiliki bau yang tak sedap setelah mengonsumsi jengkol atau ubi adalah karena masalah pencernaan.

"Kalau ada lebih banyak bakteri baik di pencernaan, seharusnya tidak bergas. Kalau yang kentut sangat berbau itu berarti gak banyak bakterinya,” kata Rachel.

Jika ragu untuk memakan jengkol karena takut mulut bau, bisa diatasi dengan beberapa hal. Yakni dengan minum atau kumur-kumur dengan kopi.

Kopi yang digunakan adalah kopi hitam dengan setengah cangkir air. Seduh, minum beberapa teguk, dan terakhir, bisa berkumur dengan air kopi untuk menghilangkan bau jengkol tersebut.

Cara lainnya juga bisa dengan minum susu, susu bersifat menetralkan makanan pada aroma di mulut. Pada dasarnya, makanan yang berbau masih disimpan di dalam usus, meski sudah menggosok gigi ribuan kali. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top