Labfor Polda Jatim Lakukan Olah TKP Kasus Mutilasi, Pelaku Tampak Tidak Gusar

Pelaku bersama jajaran tim Lab Forensik (labfor) Polda Jatim tengah melakukan olah di TKP mutilasi, (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Pelaku bersama jajaran tim Lab Forensik (labfor) Polda Jatim tengah melakukan olah di TKP mutilasi, (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

BLITARTIMES, MALANG – Polres Malang Kota (Makota) masih terus melanjutkan penyidikan terkait kasus mutilasi di Pasar Besar Kota Malang. Kali ini, tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Jawa Timur dilibatkan untuk menjalankan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama pelaku mutilasi, Sugeng di kawasan lantai 2 Pasar Besar, Kamis, (16/5).

Jalannya proses ini cukup menyita perhatian warga sekitar. Banyak di antara mereka yang menggerombol di dekat garis polisi untuk menyaksikan secara langsung wujud dari pelaku yang merenggut nyawa wanita tak dikenal asal Maluku itu.
 


Dari pantauan MalangTIMES, sejak pukul 13.00 hingga pukul 14.30 pelaku berkutat dengan tim Labfor. Mereka tampak saling menggulirkan pertanyaan kepada pelaku dengan memeriksa alat - alat bukti yang ditemukan di TKP. Bahkan, pelaku tidak tampak gusar sama sekali.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan keterlibatan tim Labfor kali ini untuk melakukan uji fisik barang bukti di TKP. Dimana pernyataan yang disampaikan oleh pelaku sudah sesuai dengan penemuan barang bukti atau tidak.

"Labfor kemari untuk mengindentifikasi tempat kejadian, sampel darah, dan sidik di TKP. Hal itu untuk uji fisik barang bukti di tempat kejadiam," ujarnya.
 


Dari olah TKP tersebut, tujuan utama dari kasus ini adalah untuk mengungkap kematian korban. Karena masih belum bisa dipastikan mengenai kematian korban ini meninggal karena sakit atau dibunuh.

"Tujuannya yang paling penting untuk bisa mengungkap kematian korban. Dan juga memastikan apakah darah yang ada di TKP ini benar karena meninggal atau dibunuh," imbuh dia.

Hingga saat ini, proses penyidikan terus berlangsung. Pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi, karena informasi sementara hanya mengacu ada dari pengakuan pelaku.
 


"Kami masih menunggu hasil autopsi, pendukungnya olah TKP. Karena saat ini informasi hanya dari tersangka, untuk itu perlu dilakukan pembuktiannya dari olah TKP ini," tandasnya.

 

 

Informasi sebelumnya, Sugeng diamankan pihak kepolisian dari hasil identifikasi dan olah TKP dengan menggunakan anjing pelacak kemarin petang (Rabu, 15/5) di Persemayaman Panca Budi Jl Martadinata. Hingga kini pelaku dibawa kembali ke Mapolresta untuk diamankan dan menjalani penyidikan lebih lanjut.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top