Ingin Buktikan Cinta, Motif Pelaku dan Penyebar Video Mesum Yang Gegerkan Blitar

Tersangka Yudis saat jumpa pers di Polres Blitar
Tersangka Yudis saat jumpa pers di Polres Blitar

BLITARTIMES – Kepolisian Resort Blitar menetapkan Yudis Siswo Putro (23) warga Dusun Krajan, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar sebagai tersangka pembuat dan penyebar konten pornografi. 

Yudis ditetapkan tersangka setelah secara langsung menayangkan video mesum dengan kekasihnya (SR) melalui aplikasi Gogo Live.

Saat pers rilis di Mapolres Blitar, Yudis  mengakui semua perbuatanya. 

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai fotografer ini mengatakan sengaja membuat video tak senonoh itu atas dasar mau sama mau, untuk membuktikan cinta.

"Saya mau kerja ke luar kota, dia juga mau kerja takutnya kalau berjauhan kita sama-sama selingkuh. Akhirnya kita membuat video itu untuk bukti cinta," ujar Yudis di Mapolres Blitar, Kamis (16/5/2019).

Yudis mengaku, menyiarkan langsung adegan oral seks itu secara sadar, di apliksi Gogo Live berjaringan luar negeri. 

Saat live ada sekitar 28 orang yang menonton aksi mesum Yudis dan kekasihnya SR yang masih di bawah umur. 

Dengan cepat video berdurasi 57 detik itu kemudian menyebar di berbagai media sosial hingga ke sebuah situs porno. 

"Saya pengen aja live. Tapi saya nggak nyebarin ke media sosial," ungkap Yudis.

Sementara Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, kemungkinan video itu diunggah ke media sosial dan situs porno oleh salah satu orang yang menonton video live tersebut. 

Untuk itu pihaknya tengah memburu pelaku yang mengunggah video ke medsos dan situs porno. 

"Yang mengupload akan kami cari. Dari sana nanti akan ketahuan apakah si pengupload ini mendapatkan keuntungan atau tidak," paparnya.

Sementara untuk pembuat video diancam dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 82 Undang-undang RI (UU RI) No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak atau Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi atau Pasal 282 ayat (1) KUH Pidana. Terangka terancam Dengan hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top