Masjid Jawab yang menjadi kembarannya Taj Mahal (Foto: Istimewa)

Masjid Jawab yang menjadi kembarannya Taj Mahal (Foto: Istimewa)



Siapa tak kenal bangunan megah nan menakjubkan yang satu ini. Ya Taj Mahal, bangunan makam yang dibangun oleh 22 ribu pekerja dengan bantuan seribu ekor gajah dan diselesaikan selama 22 tahun. Terdapat pula 28 hiasan bervariasi yang diukir di atas batu marmer putih berlapis emas.

Tak ayal masjid yang juga makam dari istri Shah Jehan ini mampu memancarkan keindahan warna yang cantik sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. 

Namun, bangunan megah Taj Mahal kini memiliki kembaran yang tak kalah cantik lho. Masjid Jawab namanya, salah satu dari lima elemen yang mengelilingi Taj Mahal. Mereka adalah elemen gerbang utama, masjid, taman, makam dan Jawab.

Dihimpun dari berbagai sumber, kedua sisi makam terdapat bangunan kembar yang menambah keindahan Taj Mahal. Bangunan di sisi barat adalah Masjid Taj Mahal. Sedangkan di sisi timur adalah Masjid Jawab, kembarannya.

Seperti namanya, Masjid Jawab disinyalir sebagai jawaban dari doa jamaah yang berdoa. Jika Masjid Taj Mahal berada di barat, maka jawaban dari doa akan muncul dari timur. Alasan adanya masjid inipun sebagai pelengkap keindahan Taj Mahal.

Masjid Jawab dibuat sangat mirip dengan Masjid Taj Mahal, terbuat dari batu pasir merah dan marmer putih. Terdapat pula tiga lengkungan di pintu masuknya, yang disebut iwan. 

Memiliki lantai marmer berwarna merah dan putih yang dibuat menyerupai baris sajadah yang di dalamnya ada 569 lantai. Bedanya, Masjid Jawab ini tidak memiliki mihrab, mimbar dan penunjuk arah kiblat. Karena itu, tempat ini tidak digunakan untuk salat sehari-hari. Namun pada hari Jumat masjid ini masih digunakan.

Untuk memasuki area ini, wisatawan bebas masuk kapan saja. Tapi, ada syarat yang harus diikuti, yaitu tidak boleh menggunakan alas kaki ke dalam Masjid Jawab.

Masjid ini juga memiliki nama lain seperti Rest House, Guest House, dan Assembly Hall. Namun yang paling sering dikenal dan digunakan adalah Jawab.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load