21 Perusahaan di Jatim Diadukan Tunggak THR, Kota Malang Terima 4 Laporan

Ilustrasi THR
Ilustrasi THR

BLITARTIMES, MALANG – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI masih memproses masalah penundaan tunjangan hari raya (THR) meski momen Lebaran sudah lewat. Setidaknya ada 21 perusahaan di Jawa Timur (Jatim) yang diadukan oleh karyawan karena belum memberikan THR. 

Di Kota Malang sendiri, terdata ada 4 perusahaan yang dilaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.  Kasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (P2HI) Disnaker Kota Malang M. Damhudi mengungkapkan, laporan itu diterima setelah pihaknya membuka posko pengaduan THR.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan inspeksi petugas ke lokasi. "Kota Malang waktu pelaksanaan THR kemarin, ada 4 perusahaan yang belum bayar," ujar Damhudi. 

"Pengaduan yang masuk sudah kami tindak lanjuti dan sudah terbayarkan semua sebelum Lebaran. Karena begitu ada pengaduan, tim langsung turun supaya situasi tetap kondusif," tambah mantan Kepala UPT Rusunawa Kota Malang itu.  Damhudi mengungkapkan bahwa perusahaan yang dilaporkan rata-rata mengaku membayar THR menjelang cuti bersama. 

Sementara itu, saat ini Kemenaker RI tengah memproses sekitar 109 perusahaan yang dilaporkan belum membayar THR. Dilansir oleh Tempo.co, pada periode Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 ini ada sebanyak 251 perusahaan diadukan karena telat bayar THR. Dari total tersebut, 142 sudah membayar dan 109 sisanya masih dalam proses pemeriksaan.

Berdasarkan laporan yang masuk, pengaduan masalah THR berasal dari sembilan provinsi di Indonesia. DKI Jakarta 109 perusahaan, Jawa Barat 67, Banten 26, Jogja 15, Jawa Tengah 8, Jawa Timur 21, Sumatera Barat 1, Kalimantan Timur 2, dan Jambi 2.

Jika nanti dari hasil pemeriksaan ada perusahaan yang kedapatan belum membayar THR, segera diambil tindakan. Mulai dari tindakan permulaan dengan pemberian peringatan sebanyak 2 kali untuk segera membayar THR. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top