Ilustrasi.(Foto : Liputan 6)

Ilustrasi.(Foto : Liputan 6)


Editor

Heryanto


Hingga sejauh ini proses pencarian korban tenggelam asal Jombang di Pantai Pangi Blitar belum juga membuahkan hasil. 

Upaya Tim Sar gabungan agar menemukan korban pun dilakukan dengan memperluas radius pencarian.

Koordinator Pos SAR Trenggalek Brian Gautama mengatakan,  hari  ini pencarian terhadap kedua korban hilang kembali dilanjutkan, meskipun gelombang di pantai selatan masih tinggi.

Pihaknya juga  berkoordinasi dengan petugas di sepanjang pantai selatan mulai dari Tulungagung sampai Malang selatan untuk membantu melakukan pemantauan.  

"Upaya pencarian terus kami lakukan hingga hari ini," jelas Brian Gautama, Kamis (13/6/2019).

Sementara Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Burhanudin mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun Polres Blitar hari ini pencarian dilakukan petugas gabungan. Selain tim SAR dan BPBD juga ada petugas TNI AL dan Polairud. 

Pencarian tidak hanya dilakukan di sekitar Pantai Pangi namun dari arah barat sampai timur. Yakni mulai Pantai Pasur hingga Pantai Tambakrejo.

"Pagi ini ombak di daerah pantai selatan masih tinggi. Bahkan di Pantai Tambakrejo gelombang air laut masuk sampai ke kawasan warung di sekitar pantai. Namun berdasarkan informasi yang kami terima pencarian masih terus dilakukan" kata Burhan.

Sebelumnya dua orang dilaporkan hilang dalam kecelakaan laut di Pantai Pangi, Selasa (11/6). 

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi  (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar korban adalah anggota rombongan wisatawan dari Desa Ngoro, Jombang yang terdiri dari 18 orang.

Berdasarkan keterangan korban selamat, rombongan berangkat dari Kabupaten Jombang Senin (10/6) malam menggunakan dua kendaraan roda empat.

Mereka tiba di Pantai Pangi Selasa dinihari sekitar pukul  02.00 WIB. 

Setelah beristirahat pada pukul 06.00 WIB rombongan bangun pagi dan kemudian mandi di pantai. 

Ada 14 orang yang mandi di pantai. Sedangkan empat  orang lainya menunggu barang bawaan di tepi pantai.

Saat itu tiba-tiba datang ombak besar sehingga mengakibatkan satu orang anggota rombongan bernama Ubaidilah (19)  terseret ombak. 

Melihat kejadian itu anggota rombongan yang lain diantaranya Indra Prasetya (21) dan  Eko Julianto (29) berusaha menolong korban. 

Namun besarnya ombak justru membuat dua orang yang berusaha menolong ini ikut terseret dan belum ditemukan hingga sekarang. Sementara Ubaidilah selamat meski mengalami trauma.(*)


End of content

No more pages to load