DPRD Kota Blitar Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Anggaran 2018

Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Anggaran 2018 digelar di Graha Paripurna DPRD Kota Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Anggaran 2018 digelar di Graha Paripurna DPRD Kota Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

BLITARTIMES – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menggelar rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Tahun Anggaran 2018, di gedung utama DPRD Kota Blitar, Kamis (13/06/2019).

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto menyatakan, penyerapan anggaran pada APBD 2018 belum maksimal. 

Serapan anggaran pada Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 masih minim. Tercatat, anggaran yang belum mencapai Rp 161 miliar.

"Ada beberapa program pembangunan yang belum bisa terealisasi pada 2018. Sehingga membuat penyerapan anggaran tidak maksimal. Ada total sekitar Rp 161 miliar anggaran yang belum terserap di tahun anggaran 2018," tukas politisi PKB ini.

Totok mengatakan, minimnya serapan anggaran di tahun anggaran 2018 itu dipengaruhi oleh beberapa faktor. 

Salah satunya adalah beberapa proyek harus gagal lelang karena beberapa kendala teknis.

"Kami meminta kepada pemerintah agar pada 2019 ini anggaran bisa dimaksimalkan dengan baik. Sehingga semua anggaran program terserap. Baik program pembangunan fisik maupun non fisik. Pendapatannya lebih rendah dari 2017," ujarnya.

Kendati penyerapan anggaran minim, dewan mencatat ada kenaikan pada sektor pendapatan. 

Baik itu pada Pendapat Asli Daerah (PAD) maupun pendapatan dari pemerintah pusat ke daerah.

Namun demikian, lanjut dia, pendapatan pada tahun anggaran 2018 ini masih lebih rendah di banding pada tahun anggaran 2017. 

Hal itu terjadi karena memang pada APBD 2018 banyak anggaran yang tidak teserap.  

Sementara saat dihubungi terpisah, Plt Wali Kota Blitar Santoso mengungkapkan, memang masih banyak anggaran yang belum terserap. 

Meskipun begitu, di sektor pendapatan bisa melampaui target.

"Ini merupakan kerja keras teman-teman OPD (organisasi Perangkat Daerah), sektor pendapatan yang mencapai target itu di antaranya, retribusi parkir, pajak-pajak dari provinsi, dan sektor pariwisata. Melihat hasil ini, kami berupaya bisa lebih baik lagi," ujarnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top