Pemkab Blitar Upayakan Sertifikasi Ribuan Aset yang Belum Bersertifikat

Ilustrasi.(Foto : Tribunnews)
Ilustrasi.(Foto : Tribunnews)

BLITARTIMES – Lebih dari seribu aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar ternyata sampai saat ini belum bersertifikat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Khusna Lindarti mengatakan sesuai data yang dimilikinya, hingga saat ini jumlah aset tanah milik Pemkab Blitar yang bersertifikat hanya sekitar 900 lahan. Padahal sesuai catatan di pembukuan aset tanah milik Pemkab Blitar mencapai 2.100 lahan. “Artinya sekitar 1.200 lahan milik Pemkab Blitar masih belum bersertifikat secara resmi,” katanya.

Lanjut dia, saat ini untuk proses sertifikat semua aset tanah milik Pemkab Blitar masih terus dilakukan, dimana setiap tahun rata-rata Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah mengeluarkan 100 sertifikat. Namun pihaknya memastikan proses sertifikat tidak berhenti, dimana mayoritas aset tanah milik Pemkab Blitar berupa bengkok.

“Dari jumlah aset milik Pemkab Blitar yang belum bersertifikat ini terus kami upayakan untuk bersertifikat, namun karena jumlahnya cukup banyak kami bertahap pengajuannya,” jelasnya.

Khusna mengaku, sebelumnya pihaknya sudah menyatakan bahwa dari 2.100 aset tanah yang tercatat, sekitar 30 persen masih bermasalah, baik secara de facto maupun de jure. Bahkan saat ini pihaknya juga terus berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Memang ada yang masih bermasalah, namun kami tetap melakukan upaya untuk bisa memproses semua aset milik Pemkab sudah benar-benar atas nama Pemkab Blitar,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Sugianto juga berharap Pemkab Blitar bisa segera menertibkan semua aset milik Pemkab Blitar dengan melakukan sertifikasi apapun bentuk tanah dan bangunan yang dimiliki.

“Agar jangan ada aset yang seharusnya milik Pemkab Blitar berpindah tangan ke orang lain atau lembaga lain hanya karena tidak memiliki pembuktian yang sah. Selain itu hal ini dilakukan untuk melindungi dan merawat semua aset milik Pemkab Blitar,” pungkasnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top