Ilustrasi.(Foto : tribunnews)

Ilustrasi.(Foto : tribunnews)



Pemkot Blitar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengganti sejumlah lampu traffic light (TL) yang sudah tidak sesuai standar. Lampu TL yang jenisnya masih non Light Emitting Diode (LED) diganti dengan lampu jenis LED. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar Priyo Suhartono mengatakan, penggantian lampu TL dengan lampu jenis LED itu sebagai upaya pemeliharaan. Daya lampu LED dinilai lebih hemat dibandingkan dengan non LED. "Kami ganti lampu LED karena lebih irit," katanya. 

Dia mengatakan, penggantian lampu TL itu dilakukan di beberapa titik. Yakni di titik-titik lampu TL yang masih menggunakan lampu non LED. "Ada 18 unit (lampu) saja yang di pasang. Yang diganti terutama yang nyalanya tidak optimal dan sebagainya,” jelas Priyo.

Untuk pemeliharaan lampu TL itu sambung dia, menelan anggaran Rp 85 juta. Penggantian lampu TL LED itu dilakukan secara bertahap di sejumlah titik. Dengan lampu LED itu maka nyalanya bisa terang dan daya listriknya lebih hemat. 

Penggantian lampu TL itu dilakukan di perempatan PGSD Jalan Sudanco Supriyadi. Petugas dishub mengganti lampu TL lama dengan jenis baru yakni lampu LED. "Yang lama ukurannya diameter 20 centimeter (cm) diganti baru diameter 30 cm," kata salah satu petugas pengganti lampu, Andika Dwi. 

Andi mengatakan, ada lima titik TL yang lampunya diganti jenis LED. Yakni lampu TL patung Bung Karno di Jalan Ahmad Yani, simpang empat Toko Lima Belas atau Jalan Anjasmoro, simpang empat Jalan TGP, simpang empat Jalan Kelud dan simpang Empat PGSD atau Jalan Sudanco Supriyadi. "Jadi, lampu yang masih non LED diganti yang jenis LED," tandasnya.

Selain mengganti lampu TL dengan LED, dishub juga memasang speaker imbauan. Ada beberapa TL yang sudah dipasang speaker. Dishub berencana memasang speaker itu di sejumlah TL yang belum terpasang.(*)


End of content

No more pages to load