Wabup Marhaeinis tegaskan Pemkab Blitar dukung penuh program Desa Bersih Narkoba
Wabup Marhaeinis tegaskan Pemkab Blitar dukung penuh program Desa Bersih Narkoba

Pemberantasan narkoba terus digalakkan pemerintah. Untuk menangkal narkoba di desa-desa, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Kedua lembaga ini sepakat untuk melaksanakan pemberantasan Narkoba di desa dengan gerakan desa bersih narkoba.

"Kita buat gerakan Desa Bersih Narkoba. Kita bina desanya sebagai langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba," ungkap Kepala BNN Kabupaten Blitar, AKBP Agustianto saat membuka rapat koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Hotel Puri Perdana Blitar, Senin (15/7/2019). 

Diakui Agustianto, dalam upaya pemberantasan narkoba tidaklah mudah, namun pihaknya terus mengupayakan agar setiap desa bisa bersih dari narkoba. Ia juga menjelaskan beberapa contoh subjek pengguna yang menjadi temuan di lapangan. Pengguna narkoba terdiri dari tiga tingkatan. 

Tingkatan pertama ialah pemula, atau coba pakai yang menjadi temuan terbanyak, yaitu sekitar 57%. Yang kedua ialah reaksional, adalah orang yang sudah mulai pakai sekitar satu minggu sekali. Dan yang ketiga adalah pecandu, yang sudah ketergantungan dengan obatan terlarang tersebut.

"Yang ketiga ini adalah paling bahaya, kalau sudah pecandu, susah sekali untuk diatasi," katanya.

Lebih dalam ditegaskan, bahwa dalam pemberantasan narkoba, adalah tanggung jawab semua pihak. Tanpa perlu menunggu ada yang mengadu, atau tidak harus petugas berwenang yang menangkap pelakunya.

"Memberantas narkoba ini bukan hanya tugas BNN, bukan hanya tugas Pemda, tapi sudah menjadi tugas kita bersama. Oleh karena itulah kami gelar rakor ini untuk membentuk karakter masyarakat anti narkoba,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Blitar, Marhaeinis Urip Widodo selaku narasumber rapat koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, menegaskan Pemkab Blitar mendukung penuh gerakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.

"Kita akan terus mendukung gerakan BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Blitar. Program Desa Bersih Narkoba ini bagus sekali, diterapkan di desa-desa akan bisa melindungi warga desa khususnya pemuda dari bahaya narkoba,” tegas Marhaeinis.

Dikatakan, pencanangan Desa Bersih Narkoba di Kabupaten Blitar, dimaksudkan agar desa-desa itu mampu memiliki daya tangkap yang kuat terhadap godaan narkoba. Sehingga ketika desa-desa itu sudah menyatakan komitmennya untuk melawan narkoba maka bandar dan pengedar pun akan sulit untuk mengedarkan barang-barang tersebut.

“Saya selaku wakil bupati menyambut baik dan memberikan apresiasi, karena ini merupakan salah satu komitmen Pemkab Blitar dalam upaya melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di daerah. Dan ini adalah bentuk nyata dan kesungguhan seluruh anak bangsa untuk aktif dalam memberikan penjelasan penyalahgunaan narkoba,” tandas orang nomor dua di Kabupaten Blitar.

Lebih lanjut wakil bupati berpesan, bagi para pecandu, sadarlah sebelum terlambat dan jangan pernah malu masuk panti rehabilitasi, kesombongan dalam menggunakan narkotika akan berdampak pada hancurnya masa depan.

“Untuk itu, saya mengajak kepada masing-massing instansi pemerintah desa dan OPD terkait untuk bersama memerangi dan meningkatkan kesadaran bahaya narkoba. Sebagai upaya mewujudkan desa di Kabupaten Blitar bebas dari narkoba,” pungkasnya.(kmf)