Sumber Mata Air Kucur Emas Kanigoro Diyakini Sembuhkan Berbagai Penyakit

Kucur Emas di Dusun Kasembon, Kelurahan Satreyan, Kecamatan Kanigoro.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Kucur Emas di Dusun Kasembon, Kelurahan Satreyan, Kecamatan Kanigoro.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

BLITARTIMES – Mata air Kucur Emas di Dusun Kasembon, Kelurahan Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar sehari-hari ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah. 

Rata-rata mereka datang ingin mencari kesembuhan melalui jernihnya mata air tersebut.

Di area sumber mata air tersebut tersedia dua kolam yang kerap dimanfaatkan pengunjung untuk mandi atau sekadar membasuh muka.

Sumber mata air tersebut memiliki kemurnian air yang bersih dan jernih bahkan tidak pernah kering saat musim kemarau yang panjang.

Anggapan mata air Kucur Emas memiliki khasiat pengobatan tak lepas dari sejarah ditemukannya mata air yang berada di pinggiran kali Glondong tersebut. 

Kucur Emas pertama kali ditemukan oleh warga sekitar tahun 1936, berupa kolam kecil dengan formasi batu-batuan yang disusun berbentuk petak.

“Awalnya dulu penemuan sumber mata air Kucur Emas ini karena penemuan perkakas emas-emasan, emas batangan dan benda-benda pusaka dalam kolam tersebut. Perkakas emas-emasan tersebut dipercaya warga merupakan peninggalan masa Kerajaan Majapahit atau kerajaan Kadiri,” ungkap Didik warga sekitar Kucur Emas saat ditemui BLITARTIMES, Kamis (1/8/2019).

Mulai saat itu, kolam mata air itu disebut oleh warga sekitar dengan nama Kucur Emas karena pernah ditemukan emas-emasan dalam kolam mata air tersebut. 

Warga sekitar percaya kolam yang awalnya disusun dengan batu-batuan sungai tersebut merupakan bekas pemandian puteri-puteri pada masa kerajaan.

Maka tak jarang banyak pengunjung yang berdatangan dari luar daerah untuk mencari kesembuhan melalui terapi dengan cara berendam di Kucur Emas. 

Mereka meyakini kemurnian mata air Kucur Emas memiliki khasiat penyembuhan berbagai macam penyakit seperti penyakit kulit, reumatik, strook dan penyakit kronis lainnya.

“Biasanya yang mau terapi pengobatan dengan cara berendam di Kucur Emas datang pada malam hari. Bahkan banyak yang percaya saat tengah malam itu waktu yang paling mujarab untuk menyembuhkan penyakit, mungkin karena pergantian waktu tengah malam tersebut kondisi alam masih sangat murni,” sambung Didik.

Untuk menuju lokasi Kucur Emas, pengunjung bisa melalui perempatan lampu merah Kanigoro ke selatan sampai Kantor Kelurahan Satreyan ke selatan sekitar 500 meter, lalu pada pertigaan gang ke timur dengan tanda petunjuk arah Kucur Emas.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top