Wakili Jawa Timur di Tingkat Nasional, Tarian Porem Bulkiyo dari Blitar Kembali Ukir Prestasi

Kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar Suhendro Winarso bersama grup tari  Bulkiyo yang mewakili Kabupaten Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar Suhendro Winarso bersama grup tari Bulkiyo yang mewakili Kabupaten Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

BLITARTIMES – Prestasi luar biasa kembali diperoleh Tari Porem Bulkiyo Kabupaten Blitar. Kali ini mewakili Jawa Timur dalam ajang kompetisi Tari Tingkat Nasional, Parade Tari Nusantara ke-38 dengan menyabet tiga gelar bergengsi.

Bertempat di Gedung Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, perwakilan Jawa Timur ini tampil memukau di hadapan para juri dan penonton yang hadir pada Sabtu (10/8/2019).

Ajang karya tari bergengsi tersebut diikuti oleh 23 perwakilan provinsi di Indonesia yang dimulai sejak 10 Agustus 2019 lalu. Acara ini merupakan ajang kompetisi tari bergengsi tingkat nasional yang diadakan rutin setiap tahunnya.

Ajang ini juga senantiasa ditunggu oleh para pelaku seni, pecinta seni dan penikmat seni untuk menunjukan potensi dan kreativitas yang dimilikinya.

Tujuan utama dari acara ini ialah untuk memotivasi tumbuhnya karya-karya seni yang kreatif dan inovatif, dalam bidang seni budaya anak-anak bangsa seluruh pelosok Indonesia. Tentunya juga melalui dukungan potensi langsung dari daerahnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar, Hartono mengatakan, pihaknya sangat bangga atas prestasi tim tari dari Kabupaten Blitar. Pasalnya setelah meraih juara umum di Festival Karya Tari 2019 di Gedung Cak Durasim Surabaya pada 2 Mei lalu, kali ini Porem Bulkiyo kembali tampil mewakili Jawa Timur di tingkat nasional.

"Tentunya sangat bangga, setelah jadi juara umum di tingkat provinsi, kali ini Kabupaten Blitar bisa mewakili Jawa Timur di tingkat nasional dengan menampilkan Tarian Porem Bulkiyo. Tarian ini bersumber dari tari Reog Bulkiyo khas Blitar yang  berasal dari Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar,” Ujar Hartono saat ditemui BLITARTIMES.

Ia menjelaskan, Tarian Porem Bulkiyo menampilkan aransemen tarian rampak kekompakan personil yang dikemas secara dinamis tanpa mengurangi kekhasan Reog Bulkiyo dengan Penata Tari Novita Mijil Purwana, Dimas Anggoro Putro dan penata musik Sudarwiyanto.

Pada ajang Parade Tari Nusantara ke-38 ini tarian Porem Bulkiyo berhasil menyabet empat gelar sekaligus antara lain, Penyajian Deskripsi Karya Tari Sebagai Penulisan Terbaik Unggulan, Penata Rias dan Busana Unggulan, Penyaji Unggulan dan juga Yel-yel Terbaik Unggulan.

"Tentunya kita juga sangat mengapresiasi pada semua penampil dan dari penata tari, penata rias, pembimbing, pendamping, pengarah dan semua crew Porem Bulkiyo. Jadi dengan persiapan yang cukup singkat di tengah-tengah kegiatan Hari Jadi Blitar ke 695 kemarin, dengan semangat yang tinggi Porem Bulkiyo perwakilan Kabupaten Blitar dan Jawa Timur ini masih bisa memperoleh prestasi di tingkat nasional," ungkapnya.

Hartono berharap, prestasi ini nantinya bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi agar nantinya bisa mewakili Jawa Timur kembali di pentas-pentas tingkat nasional.

"Harapan kami tentunya, prestasi dari anak-anak Blitar ini bisa lebih ditingkatkan agar nantinya bisa mewakili Jawa Timur kembali di pentas-pentas tingkat nasional dengan hasil yang lebih memuaskan lagi," pungkasnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top