Setahun Sembunyi di Hutan, DPO Ilegal logging Dibekuk

Kayu hasil curian saat disita polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Kayu hasil curian saat disita polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

BLITARTIMES, MALANG – Nasuki warga Dusun Sumberlele, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan tak bisa berkutik saat tempat persembunyiannya digerebek polisi, Senin (12/8/2019) malam. Pria 44 tahun itu diringkus tim gabungan Polsek Gedangan dan Satreskrim Polres Malang lantaran terbukti melakukan aksi pencurian kayu milik perhutani.

”Tersangka Nasuki ini sempat berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) karena kasus ilegal logging. Setelah nyaris satu tahun menjadi buron, tersangka akhirnya berhasil kami amankan,” kata Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono, Selasa (13/8/2019).

Aksi pencurian kayu hutan di kawasan Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan ini terjadi pada akhir bulan Oktober 2018 lalu. ”Tersangka menebang beberapa kayu yang ada di kawasan perhutani ini, dengan menggunakan gergaji mesin,” terang Nuryono.

Beberapa pohon yang ditebang oleh pelaku, lanjut Nuryono, kemudian dipotong menjadi beberapa bagian sebelum akhirnya diangkut ke dalam bak truk. Namun, saat hendak membawa kabur kayu hasil curian. Anggota kepolisian dari Mapolsek Gedangan beserta pihak perhutani yang mendapat informasi langsung menggerebeknya.

Merasa aksinya ketahuan, pelaku langsung melarikan diri ke dalam hutan. Meski sempat melakukan pengejaran, nyatanya Nasuki berhasil lolos dari tangkapan petugas gabungan.

Alhasil, polisi saat itu hanya berhasil mengamankan 10 glondongan kayu jenis sonokeling, dan satu unit truk tanpa plat nomor yang digunakan untuk mengangkut kayu hasil curian. Berbagai barang bukti itu langsung dibawa petugas ke Mapolsek Gedangan guna kepentingan penyidikan.

Nuryono menambahkan, selama satu tahun berstatus DPO, polisi sempat menyatroni beberapa kali rumah tersangka. Namun setiap digerebek petugas, Nasuki selalu tidak ada di rumahnya.

Setahun berselang, petugas yang melakukan penyelidikan di lapangan mendapat informasi akan keberadaan pelaku. Guna menghindari kejaran polisi, pria yang berusia lebih dari kepala empat ini memilih tinggal dan bersembunyi didalam hutan. ”Setelah mendapat informasi, tersangka langsung kami amankan saat bersembunyi di tempat persembunyiannya,” tegas perwira polisi dengan tiga balok di bahu ini.

Hingga berita ini ditulis, penyidik masih terus melakukan pengembangan. Diduga, selain melancarkan aksi pencurian kayu di wilayah Bajulmati, komplotan penebang hutan liar ini juga sering melancarkan aksi di beberapa kawasan lainnya. ”Kasusnya masih dalam tahap penyidikan, diduga kuat kasus ilegal logging ini pelakunya lebih dari satu orang,” tutup Nuryono kepada MalangTIMES.com.

 

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top