Belum Lama Buka, Lapak Penjual Kopi di Suhat Dibobol Maling, Mesin Kopi dan Mesin Press Raib

Ilustrasi pembobolan (ist)
Ilustrasi pembobolan (ist)

BLITARTIMES, MALANG – Kasus pembobolan di Kota Malang, kembali terjadi. Kali ini, sebuah lapak penjual kopi, yang ada di kawasan Jalan Terusan Borobudur, Lowokwaru, Kota Malang, Minggu malam, dibobol maling. Satu buah mesin pengolah kopi dan juga satu buah mesin press gelas raib dibawa kabur pencuri.

Pelaku masuk ke lapak jualan kopi tersebut dengan acara merusak gembok pintu. Setelah itu, pelaku langsung menggasak barang-barang yang ada di lapak tersebut.

Kejadian tersebut, pertama kali diketahui pada pagi hari sekitar pukul 10.00 wib, ketika karyawan akan membuka toko dan didapati kondisi pintu sudah dalam keadaan terbuka. "Saat tutup,  karyawan sudah mengunci jendela dan pintu menggunakan rantai dan gembok. Namun pagi tadi saat akan buka, pintu sudah dalam keadaan terbuka,"jelas pemilik lapak kopi, Yufi Harianto.

Korban sendiri, sebelumnya belum lama berjualan di lokasi tersebut. Baru sekitar tiga Minggu, korban berjualan. Korban buka mulai pukul 10.00 wib, hingga pukul 23.00 wib. "Padahal baru buka. Sekarang terpaksa harus tutup," bebernya.

Ia juga menyampaikan, sebelum kejadian tersebut, pihaknya selalu rutin membayar uang sewa kepada pemilik yang di situ juga termasuk iuran keamanan. Namun meskipun begitu, di sekitar lokasi tersebut, memang beberapa kali terjadi aksi pencurian.

Dan dari informasi, jika lapak sebelumnya yang berjualan jus d ilokasi tersebut, baru sekitar satu Minggu berjualan, juga menjadi korban pembobolan. Pelaku saat itu menggasak mesin blender dan mesin press.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan, jika pihaknya akan melakukan pengecekan laporan  terlebih dahulu mengenai kasus tersebut. "Namun, jika sudah membuat laporan, tentunya petugas akan melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti laporannya,” terangnya.

Dan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang bisa terjadi selanjutnya, petugas tetap berupaya semaksimal mungkin melakukan patroli selama 24 jam. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib, jika mengetahui hal-hal yang mencurigakan. "Jangan segan-segan lapor pihak kepolisian," pungkasnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top