Diskusi Moderasi Islam di Negeri China Tepis Isu Marginalisasi Muslim di Negeri Tirai Bambu

Diskusi Modernisasi Islam di Negeri China sukses digelar Lakpesdam Kota Blitar
Diskusi Modernisasi Islam di Negeri China sukses digelar Lakpesdam Kota Blitar

BLITARTIMES – Islam adalah agama universal, yang bisa diterima oleh semua golongan, suku, bangsa, dan adat istiadat. Karena itu, Islam cepat diterima masyarakat karena prinsip toleran (tasammuh), moderat (tawasuth), berkeadilan, dan seimbang (tawazzun). 

Hal ini pun terjadi pula pada masyarakat China. Negeri dengan penduduknya kini lebih dari satu miliar ini, menerima Islam dengan sambutan hangat.

Dewasa ini China berjanji untuk terus menghormati dan melindungi kebebasan beragama. Seperti dikabarkan kantor berita resmi pemerintah China, Xinhua, negeri sosialis di bawah pimpinan Partai Komunis China (PKC) mengadopsi kebijakan kebebasan beragama berdasarkan kondisi nasional dan agama untuk melindungi hak warga negara atas kebebasan beragama. Selain itu kebebasan membangun hubungan agama yang aktif dan sehat dan menjaga kerukunan beragama dan sosial.

Menariknya perkembangan Islam China di era modern tersebut menjadi bahan diskusi dan kajian Lakpesdam PC NU Kota Blitar. Selasa (13/8/2019) malam, Lakpesdam NU Kota Blitar gelar diskusi ‘Moderasi Islam di Negeri Cina’ bersama PCINU Taiwan dan PCINU TiongkoHH
Diskusi ini dihadiri oleh kader-kader NU, masyarakat umum, kalangan pengusaha China di Blitar dan dimeriahkan dengan seni Barongsai dari Klentheng Poo An Kiong.

Diskusi yang dilaksanakan di MAMNU Kota Blitar menghadirkan tiga narasumber, yakni Nur Widiyanto (Ketua Tanfidiyah PCINU Tiongkok), Dr Wahidul Anam (Ketua Lakpesdam NU Kota Blitar), Abdul Rosyid (Dosen IAIN Kediri, PCINU Taiwan). Bertindak selaku moderator Wakil Rektor I Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar dan Anggota Lakpesdam Kota Blitar, Dr M.Supriyono, M.Ed.

“Diskusi ini kita gelar untuk menepis informasi-informasi yang membingungkan mengenai moderasi Islam di negeri China. Karena Islam di sana (China) sejatinya perkembangannya cukup baik,” ungkap M.Supriyono.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]blitartimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]blitartimes.com | marketing[at]blitartimes.com
Top