Renungan dan doa bersama digelar warga Desa Sumberjati.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

Renungan dan doa bersama digelar warga Desa Sumberjati.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)


Editor

A Yahya


Malam tirakatan dan doa bersama di malam 17 Agustus sudah menjadi tradisi warga kampung. Tak terkecuali warga di Dusun Krajan, Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar yang menggelar Malam Tirakatan dan Doa Bersama di Pelataran Candi Simping, Jumat (16/08/2019) malam. 

Sejak pukul 18.00 WIB warga sudah datang berbondong-bondong dengan membawa takir dan buceng untuk kenduri Malam Tirakatan 17 Agustus. Acara dimulai dengan pembacaan hajat dan doa yang dipimpin oleh kiai setempat, hajatnya tidak lain yakni mensyukuri nikmat kemerdekaan yang ke 74 dan mendoakan arwah para pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan bangsa Indonesia. 

Kepala dusun setempat Agus Widiato mengatakan, malam tirakatan ini tidak hanya diikuti oleh warga sekitar saja, seluruh elemen masyarakat turut serta dalam kenduri dan doa bersama tersebut. Setidaknya ada 200 KK warga Desa Sumberjati turut hadir dalam peringatan malam tirakatan 17 Agustus. 

Acara ini diisi dengan doa dan makan-makan yang dibawa dari swadaya warga masing-masing. Selain tumpeng, juga ada makanan ringan khas kampung seperti kacang dan ketela. "Ini untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan yang diraih dengan jiwa dan raga oleh para pejuang pendahulu kita," ujar Agus.

Selain untuk mensyukuri kemerdekaan, acara ini juga untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bagi anak-anak dan generasi muda. "Dengan tradisi ini, diharapkan para generasi berikutnya bisa mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif," katanya. 

Dari pantauan BLITARTIMES.com para warga tampak begitu menikmati acara sederhana ini. Mereka duduk bersila membentuk lingkaran. Di tengah-tengah mereka sudah tersedia menu masakan khas yang mereka bawa dari rumah masing-masing, kemudian saling ditukar. Menurut Ketua RT, acara seperti ini sudah menjadi tradisi setiap tahun. Selain tirakatan, biasanya sebelumnya juga digelar berbagai lomba tradisional untuk mensyukuri kemerdekaan negeri ini yang berulang tahun yang ke-74.(*)


End of content

No more pages to load