Anggota DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 mengambil sumpah janji.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Anggota DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 mengambil sumpah janji.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Blitar periode 2019-2024 mengucapkan sumpah janji keanggotaan DPRD Kota Blitar pada rapat paripurna di Graha Paripurna DPRD Kota Blitar, Jumat (23/8/2019). Sebanyak 25 anggota dari 8 partai politik yang terpilih mengucap sumpah janji.

Pengucapan sumpah janji dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Blitar A.A GD. Agung Parnata dengan disaksikan Plt Wali Kota Blitar Santoso, Sekda Kota Blitar Rudi Wijanarko, Kepala Bakorwil III Provinsi Jatim di Malang Benni Sampirwanto, Forkopimda Blitar, KPU, Bawaslu, partai politik, OPD, tamu undangan, dan juga keluarga. Mereka dilantik sesuai dengan surat keputusan gubernur Jawa Timur tentang peresmian pemberhentian dan peresmian pengangkatan anggota DPRD Kota Blitar.

Selanjutnya, pengisian sebagai ketua DPRD Kota Blitar untuk sementara adalah dr Syahrul Alim dari PDIP dan sebagai wakil ketua DPRD Kota Blitar sementara adalah Yasin Hermanto dari PKB. Pimpinan DPRD terpilih resmi melaksanakan tugas ditandai dengan penyematan pin dan penyerahan SK secara simbolis.

Kepala Bakorwil III Provinsi Jatim di Malang Benni Sampirwanto, yang membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, meminta seluruh anggota dewan yang diambil sumpahnya akan melaksanakan amanah dengan penuh kerja keras, dedikasi, tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas jaga sumpah janji yang baru diucapkan.

“Segera pahami wewenang tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat, untuk periode ini kiranya harus langsung gaspol, menjalankan tugas amanah rakyat ini,” katanya.

Gubernur juga  titip pesan agar dewan membuat perencanakan anggaran maupun penyusunan program kebijakan yang mendukung program pembangunan untuk penurunan angka kemiskinan. Selain itu, gubernur minta membuat program inovatif untuk memajukan daerah. 

“Jaga marwah wakil rakyat, rawat integritas, lakukan inovasi. Kemudian perkuat sinergitas. Sinergitas legislatif dan eksekutif amatlah penting utamanya dalam perencanaan anggaran maupun dalam penyusunan program strategis daerah serta pembentukan perda perda sebagai landasan pembangunan daerah pemerintahan,” terangnya.

Ketua DPRD Kota Blitar sementara dr Syahrul Alim mengatakan setelah diambil sumpah, anggota DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 menandaskan segera melaksanakan kerja-kerja di parlemen.

“Tugas dari pimpinan sementara adalah menyiapkan fraksi, memimpin rapat-rapat dan menentukan pimpinan definitif. Namun demikian, untuk pimpinan definitif, kami masih menunggu rekomendasi dari masing-masing parpol yang berhak duduk di kursi pimpinan,” ungkap dr Syahrul.

Dia menampahkan, karena banyak hal yang harus dibahas di parlemen, pihaknya menargetkan alat kelengkapan DPRD mulai dari fraksi hingga pimpinan definitif maksimal terbentuk dalam waktu dua minggu ke depan.

“Agenda yang dihadapi ke depan dalam tahun ini sudah banyak sekali, karena sebentar lagi sudah pembahasan APBD untuk tahun 2020. Kami harapkan usulan dari masing-masing parpol segera masuk dan dalam waktu dua minggu alat kelengkapan DPRD sudah terbentuk,” sambungnya.

Lebih dalam dr Syahrul menandaskan, seluruh anggota DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 memiliki motivasi tinggi mengabdikan diri kepada rakyat, bangsa dan negara. “Kami akan melaksanakan tupoksi DPRD dan berharap nantinya akan memiliki produk legislasi untuk menyejahterakan masyarakat. Selain itu, ada inovasi yang memberikan sumbangsih besar kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu Plt Wali Kota Blitar Santoso berharap anggota DPRD Kota Blitar periode 2019-2024 dapat menjalankan amanah rakyat yang memilih mereka duduk di kursi legislatif. Santoso juga berharap DPRD periode ini membangun sinergitas dengan pemda untuk membangun Kota Blitar ke depan lebih baik.

“Kami berharap agar para anggota dewan yang baru bisa bekerja sama dengan Pemkot Blitar, yakni bekerja sesuai dengan regulasi. Karena DPRD, sebagaimana tugas dan fungsinya, adalah sebagai penyetuju anggaran, regulasi dan pengawasan,” tandas Santoso.

Ke depan dalam kerjanya, Santoso mengingatkan antara eksekutif dan legislatif  harus menjaga keseimbangan dengan saling mengisi. Sehingga roda pembangunan di Kota Blitar bisa berjalan baik. 

”Kami berharap anggota dewan baru bisa menindaklanjuti pekerjaan rumah yang belum terselesaikan yang ditinggalkan oleh anggota DPRD lama. Seluruh anggota DPRD harus mampu menjalankan amanah rakyat dengan kerja-kerjanya yang optimal dan inovatif,” lanjutnya.

Plt wali kota juga tidak lupa mengucapkan terima ksih kepada segenap anggota DPRD periode sebelumnya, 2014-2019, atas pengabdiannya membangun Kota Blitar.