Surat Terbuka PC PMII. (Foto: istimewa)

Surat Terbuka PC PMII. (Foto: istimewa)



Baru-baru ini, Surat Terbuka melayang dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) Kota Malang.

Surat tersebut mengkonfirmasi perihal isi berita dalam media Malang Voice pada tanggal 23 Agustus 2019 dengan judul berita "Mahasiswa Asal Papua Yakinkan Keluarga, Malang Aman", AntaraNews dengan judul berita "Perangi Hoaks, Mahasiswa Malang Raya gagas Indonesia Tersenyum", dan TimesIndonesia dengan judul "Malang Tunggal Ika Tanam Pohon Perdamaian".

PC PMII memprotes statement kedua tokoh organisasi terkemuka di Kota Malang yang diberitakan dalam 3 media tersebut.

Di dalam ketiga media tersebut mencantumkan nama organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang sebagai bagian dari organisasi Cipayung.

"Maka dengan itu kami ingin menyampaikan bahwa tidak ada koordinasi khusus yang melibatkan PMII dalam pembahasan ini sehingga acara ini terkesan tegesa-gesa dan politis dengan melibatkan dan mencantumkan nama organisasi kami," tulisnya.

Ungkapan yang diutarakan pada publik dan mengklaim bahwa hal itu merupakan suara pemuda adalah Bung Arif selaku ketua umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Kanda Yadi selaku ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Yang sama sekali tidak berhubungan dengan PC PMII Kota Malang dan bukan interpretasi dan keterwakilan ratusan ribu kader PC PMII Kota Malang," imbuhnya.

Dalam surat tersebut diungkapkan, Pesan Perdamaian yang disuarakan tidak melalui pertimbangan panjang dan mendalam sehingga PC PMII melihat adanya celah yang bisa menimbulkan pertanyaan dan polemik di kalangan publik luas.

"Hal itu kami garis bawahi "di Malang tidak ada bentuk konflik yang menimpa saudara-saudara kami dari Papua" yang sama sekali berbeda dengan apa yang kami jumpai pada fakta 15 Agustus 2019 yang telah banyak tertulis di media arus utama," tulisnya.

Tegas disampaikan dalam surat tersebut bahwa kejadian yang menimpa warga Papua harus tetap dibukakan ruang dialog yang menyehatkan tanpa invertensi dan intimidasi.

"Kepada GMNI Malang Raya yang dinahkodai Bung Arif Budiaman dan HMI yang dipimpin oleh Kanda Sutriyadi untuk lebih berhati-hati dalam mengambil sikap dan terlebih mencantumkan nama organisasi PC PMII Kota Malang," tutup Surat Terbuka yang ditandatangani oleh Ketua PMII Cabang Malang, Sena Kogam MNVI dan Ahmad Syarif Fajaruli tersebut.

Sementara itu hingga saat ini, Ketua PMII Sena masih belum bisa ditelepon untuk mengkonfirmasi perihal surat ini.

 


End of content

No more pages to load