Ketua KPU Kota Blitar Chairul Umam

Ketua KPU Kota Blitar Chairul Umam



Perekrutan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan petugas pemungutan suara (PPS) Pilwali 2020 Kota Blitar akan dilaknakan awal tahun depan. Rencananya perekrutan akan menggunakan sistem online.

Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam, seperti dilansir BLITARTIMES dari situs resmi Pemkot Blitar, Kamis (17/10/2019), menyampaikan bahwa sebelumnya perekrutan PPK dan PPS menggunakan sistem kertas dan pena. Namun pada pilwali tahun depan, KPU akan mengganti mekanisme perekrutan menggunakan sistem online.

“Teknis ini kami ambil dengan pertimbangan proses perekrutan dapat berjalan transparan. Selain itu,  untuk mengurangi penggunaan kertas. Saat ini kami masih menyiapkan perangkat dan sistem perekrutan. Termasuk soal ujian yang akan dikerjakan peserta saat seleksi online,” ungkap dia.

Disinggung mengenai jumlah petugas PPK yang dibutuhkan pada pilwali 2020 nanti, Choirul menyebut  masing-masing kecamatan akan memiliki lima PKK dan tiga orang sebagai PPS. Sehingga tiga kecamatan dan 21 kelurahan di Kota Blitar membutuhkan 15 petugas PPK dan 63 PPS.

“Dulu kami menggunakan kertas dan pena. Tahun ini kami tidak menggunakan kertas. Kami coba mengguakan sistem online,” paparnya.

Choirul menambahkan, tidak semua daerah menerapkan perekrutan PKK dan PPS dengan sistem online. Seluruh mekanisme tahapan pilwali menyesuaikan dengan kebijakan KPU masing-masing daerah.


End of content

No more pages to load