Plt wali kota Blitar, kepala DLH, dan jajaran kepala OPD melepas burung dara sebagai penutup acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HCPSN.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Plt wali kota Blitar, kepala DLH, dan jajaran kepala OPD melepas burung dara sebagai penutup acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HCPSN.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019. Agenda ini berlangsung di Taman Kebonrojo, Kota Blitar, Kamis (24/10/2019).

Dalam acara ini, Plt Wali Kota Blitar Santoso didampingi Kepala DLH Pande Ketut Suryadi menyerahkan sejumlah penghargaan di bidang lingkungan. Di antaranya Piala Program Kampung Iklim (Proklim) Utama kepada Kelurahan Tanjungsari dan piagam Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur kepada 6 sekolah. Plt wali kota juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba poster lingkungan, pemenang lomba foto lingkungan, dan pemenang lomba cipta lagu lingkungan.

Plt wali kota juga menyerahkan bantuan solar cell dan tempat sampah secara terpilah secara simbolis. Bantuan juga diberikan kepada bank sampah, meliputi bantuan timbangan dan bantuan kantong sampah.

Dalam kesempatan ini, Kepala DLH Pande Ketut Suryadi juga menyerahkan piala penghargaan Nirwasita Tantra kepada Plt Wali Kota Blitar Santoso. Prestasi ini menjadi kado bagi masyarakat Kota Blitar dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019

“Ya hari ini kami serahkan penghargaan yang diraih di tingkat nasional, provinsi maupun yang diselenggarakan di tingkat kota oleh Pemkot Blitar. Harapan kami, dengan peringatan ini, akan terbentuk rasa cinta terhadap puspa, bunga-bunga dan juga hewan-hewan akan tumbuh kembang di hati masyarakat khususnya generasi muda,” ungkap Santoso.

Santoso menambahkan, ke depan kegiatan-kegiatan di bidang lingkungan hidup akan terus digiatkan oleh Pemkot Blitar untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Pemkot Blitar juga akan terus memacu diri mendapatkan penghargaan-penghargaan di bidang lingkungan.

“Selain Nirwasita Tantra, Kota Blitar juga sudah 14 kali mendapatkan Adipura. Semoga tahun ini kita akan mendapatkan lagi Adipura. Bulan depan akan dilakukan evaluasi dari Pemerintah Pusat untuk penilaian Adipura,” paparnya.

Lebih lanjut, Plt Wali Kota Blitar berpesan kepada para pelajar untuk membangun kebersihan sebagai bagian pola hidup di sekolah dan di masyarakat. ”Pelajar harus sadar pentingnya kebersihan. Sebagai contoh, sampah harus dipilah-pilah. Ada sampah basah dan ada sampah kering, kemudian sampah plastik. Sampah-sampah yang bisa didaur ulang kita bawa ke bank sampah dan diproses menjadi barang yang bernilai manfaat,” ucapnya.

Sementara itu, Pande Ketut Suryadi menyampaikan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019 digabung untuk menumbuhkan karakter cinta lingkungan.

Menurut dia, selama ini DLH tak henti-hentinya melaksanakan program kelestarian lingkungan dengan menyasar berbagai lini. "Saat ini kita laksanakan pembinaan dari hulu, dari sumber sampah. Bagaimana sampah itu bisa dikelola oleh bank sampah dan dikelola oleh masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, kita kasih bantuan-bantuan. Kita juga edukasi pendidikan cinta lingkungan bagi anak-anak sekolah, harapannya karakter cinta lingkungan akan muncul ketika bermasyarakat khususnya di rumahnya sendiri,” ungkapnya.

Dikatakannya, bantuan-bantuan logistik bagi bank sampah terus diberikan DLH, seperti beberapa bantuan yang diberikan hari ini. Bantuan ini, menurut Pande, sebagai bentuk memotivasi masyarakat agar serius menangani persoalan persampahan.

“Warga Kota Blitar kesadarannya dalam mengelola sampah sudah cukup baik. Ini dibuktikan dengan proposal-proposal permohonan bantuan yang masuk. Oleh sebab itu, kami terus berikan bantuan seperti gerobak, timbangan dan lainnya,” pungkasnya.