Tangkapan layar cuitan Fahri Hamzah terkait logo parpol barunya (@Fahrihamzah)

Tangkapan layar cuitan Fahri Hamzah terkait logo parpol barunya (@Fahrihamzah)



Manuver politik Fahri Hamzah menjelang deklarasi partai politik barunya yang dinamakan Gelombang Karya atau Gelora, cukup ramai diperbincangkan masyarakat.

Bahkan eks Wakil Ketua DPR RI ini sengaja mengajak warganet untuk mengkritisi logo parpol Gelora di media sosial Twitter melalui akun pribadinya @Fahrihamzah.

Sontak saja warganet pun ramai memberikan pendapatnya atas logo Gelora yang disematkan di akun pribadinya. Logo dengan bentuk lingkaran dengan simbol gelora berwarna biru dengan polesan warna merah dan background hijau.

Sayangnya, respon warganet hampir kebanyakan menyampaikan hal negatif dengan logo yang diunggah oleh Fahri Hamzah. Banyak warganet yang tak setuju, serta membandingkannya dengan logo parpol Perindo.

@dalgonyes menuliskan, "Gimana bergelora klo logonya kaya' permen cina yg berlidi. AMAT SANGAT TDK KREATIF. GANTI !!!" ucapnya tegas terkait logo Gelora.

Senada dengan @S_aulia23 yang mencuitkan, bahwa dirinya tak setuju dengan logo parpol Gelora yang rencananya akan dideklarasikan di Oktober 2019 ini. 
"Ganti aja deh...yg out of the box bang, gambar perahu layar..gambar cangkul gambar  caping petani, apadeh rakyat kecil gitu..intinya rakyat ulet kerja keras tanpa lelah, kuat setrong macem iklan kelinci energizer," usulnya.

Sebagian lainnya membandingkan dengan logo Perindo yang hampir identik secara bentuk dan warna dominasinya dengan Gelora. Seperti yang disampaikan oleh @helmifelis, "Logo menguntungkan PERINDO, saya liat di payung itu tidak ada nama Gelora nya. Biar gimana PERINDO lebih dulu ada, sudah lebih dikenal lewat iklannya yang tiap hari di tv sebelum pemilu. Dimedsos mungkin PERINDO kalah pamor tapi di lapangan lain lagi. Kalo serius ubah deh," tulisnya panjang.

Cuit @helmifelis ini disambung oleh akun @mustofaismail79 yang menyampaikan hal sama. 
"Setuju...Kcuali klw kali aja emang itu salah satu syarat utk bang fahri dari pendananya yg dari perindo jg kali salah satunya  jd mw gak mw hrs mirip2 krn satu genk," tulisnya.

Seperti diketahui, Fahri bersama Anis Matta, setelah mendirikan organisasi kemasyarakatan Gerakan Arah Baru Indonesia atau Ormas Garbi tahun 2017 lalu. Bersiap untuk mendeklarasikan partai Gelora yang menurutnya telah didaftarkan ke notaris.

"Ijin Teman2 hari ini sebagian penggagas; Ketum, Waketum, Sekjen, Bendum dan para ketua bidang...Partai Gelombang Rakyat Indonesia atau #GeloraIndonesia bertemu dengan Notaris...dan memulai sebuah proses pendaftaran badan hukum. Doakan ya, semoga diperlancar oleh Allah SWT," cuit @Fahrihamzah.

Lepas dari hal itu, beberapa warganet meminta logo Gelora bisa diganti dari awal yang dishare Fahri sebelum dideklarasikan. 

@kandargalang meminta logo Gelora untuk dibuat lebih radikal dan mampu membangkitkan kobaran semangat bagi siapapun yang melihatnya. "Gelora..bikinlah Logo yg menggairahkan dikit..rada2 RADIKAL dikit..jd dgn mellihat Logo saja bisa membangkitkan kobaran semangat..gitu..skrg kan lagi ngetren Radikal2..ya bikinlah yg rasa Radikal gitu," harapnya.

Seperti yang juga diminta oleh @Anunyaamier yang mencuitkan, "Lebih pas klo tetap pada Logo Garbi namun akronim dari Gelombang Rakyat Indonesia, tlg difikir kmbali bang...," cuitnya.


End of content

No more pages to load