Wisata River Tubing di Wisuta Tangkil.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Wisata River Tubing di Wisuta Tangkil.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

River tubing menjadi salah satu alternatif wisata yang seru dan mendebarkan untuk memacu adrenalin Anda. 

Bagi kalian para penyuka tantangan wajib untuk mencoba river tubing di Wisuta Tangkil.

Namanya mungkin terdengar sedikit janggal ditelinga kita, namun sebenarnya Wisuta Tangkil adalah singkatan dari Wisata Susukan Tangkil.

Dengan memanfaatkan selter pecahan dari Kali Lekso, Kali Susukan yang memiliki fungsi utama untuk mengairi area persawahan di Kecamatan Wlingi dan Selopuro ini disulap menjadi sebuah wisata yang mengasyikkan.

Selain menyuguhkan keindahan alam dan air sungai yang jernih, mengarungi derasnya arus sungai menggunakan ban karet dijamin seru dan bisa membuat jantung anda berdebar kencang.

Objek wisata river tubing Wisuta Tangkil ini terletak di Desa Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. 

Jaraknya hanya sekitar 30 menit jika ditempuh dari pusat Kabupaten Blitar.

Dari arah Blitar, silahkan mengikuti jalan ke arah Wlingi, sesampainya di perempatan Tugu Garuda Kota Wlingi silahkan ambil arah kanan, tepat setelah melewati jembatan Kali Lekso terdapat jalan kecil di sebelah kiri. 

Ikuti saja jalan tersebut dan Wisata Tangkil terletak di kiri jalan.

Dengan membayar Rp 10 ribu per orang, disana wisatawan sudah bisa merasakan keseruan mengarungi derasnya arus Kali Susukan sepuasnya. 

Sungai yang mengalir dari pecahan Kali Lekso ini mempunyai air yang jernih dan arus yang berkelok dan curam.

Untuk mencobanya, wisatawan setidaknya harus membawa rombongan 20 orang untuk sekali trip.

Pengunjung juga wajib mengikuti arahan tour guide. 

Selain itu, jangan lupa memakai rompi pelampung dan helm pelindung kepala agar tetap aman saat mengarungi Kali Susukan yang banyak bebatuannya.

Setiap pengunjung akan diajak menyusuri Sungai Susukan sejauh 500 meter dan kembali lagi sepuasnya. 

Sensasi mendebarkan akan terbalut dengan indahnya panorama alam dan bentangan pematang sawah di sekitar Kali Lekso.

"Dulu awalnya melihat potensi derasnya aliran Kali Susukan yang dimanfaatkan untuk pengairan persawahan ini kita mencoba manfaatkan untuk tempat wisata. Bersama Pokdarwis kita kelola untuk pemberdayaan masyarakat," ungkap Bambang Sujatmiko, Pengelola Wisuta Tangkil pada BLITARTIMES, Kamis (7/11/2019).

Meski jaraknya tidak terlalu panjang, untuk satu kali trip pengelola river tubing Wisuta Tangkil memberikan fasilitas sepuasnya bagi pengunjung.

Di sana anda diperbolehkan bolak balik mencoba serunya menyusuri derasnya arus Kali Susukan.

River tubing yang satu ini masih tergolong baru, karena baru dibuka sekitar setahun yang lalu.

Akan tetapi, setiap akhir pekan tempat ini tak pernah sepi pengunjung.

"Biasanya pengunjung pesan terlebih dahulu, jadi standart keamanan wisatawan sangat kami utamakan. Kita sediakan tour guide susur sungai untuk memeriksa keselamatan dan kelengkapan peserta. Disini bisa sepuasnya bolak-balik menyusuri sungai, jadi di finish pengunjung bisa membawa ban melewati pematang sawah dan memulai dari start," sambungnya.

Selain river tubing, Wisuta Tangkil juga menyediakan paket makan prasmanan di pinggir sungai. 

Dengan menu masakan ala pedesaan dan suasana yang asri akan membuat liburan anda semakin berkesan.

"Selain tubing disini pengunjung bisa juga menikmati outbond dan sensasi makan prasmanan di pinggir sungai. Biasanya wisatawan yang rindu suasana pedesaan sangat senang menikmati paket wisata itu," tuntasnya.(*)