Rusunawa Kota Blitar.(Foto : ist/prokalamator.news)
Rusunawa Kota Blitar.(Foto : ist/prokalamator.news)

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar berencana kembali mengusulkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ke pemerintah pusat. Rencana ini merespons sudah penuhnya rusunawa di Kecamatan Sukorejo. Sementara masih banyak masyarakat yang mengantre untuk menempati rusunawa.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar Erna Santi dilansir BLITARTIMES dari situs resmi Pemkot Blitar, Selasa (12/11/2019) mengatakan, pihaknya terus berupaya mengajukan usulan ke pemerintah pusat karena masih tingginya kebutuhan masyarakat yang ingin menempati rusunawa.

Menurut Erna, tahun ini pemkot sudah melakukan pengusulan, namun belum mendapat jawaban. Rencananya, jika usulan tersebut disetujui, pemkot akan menambah satu twin blocks di Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo. Satu lokasi dengan banguan rusunawa yang lama karena di wilayah tersebut lahan kosong masih cukup luas.

“Usulan selalu kami lakukan mengingat kebutuhan masyarakat juga masih tinggi. Jika nanti disetujui, lokasi pembangunan masih tetap di Kecamatan Sukorejo ya, satu lokasi dengan rusunawa yang lama karena masih ada lahan cukup luas di sana,” terang Erna.

Masing-masing twin block rusunawa terdiri dari lima lantai yang menyediakan 98 kamar hunian. Total ada 200-an kamar lebih yang saat ini sudah berpenghuni.

“Kami mengimbau masyarakat yang saat ini tinggal di rusunawa tetap berupaya untuk memiliki rumah sendiri karena rusunawa hanya bersifat sementara. Diprioritaskan bagi masyarakat Kota Blitar yang berpenghasilan rendah,” tukasnya.