Beberapa penumpang saat akan memasuki kereta api di Stasiun Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Beberapa penumpang saat akan memasuki kereta api di Stasiun Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Perayaan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kerap dimanfaatkan masyarakat dengan beragam kegiatan bersama orang tercinta. Salah satunya, melalui perjalanan liburan ke tempat-tempat yang asyik.

Untuk menunjang kegiatan itu, masyarakat juga kerap menggunakan moda transportasi kereta api (KA). Tak ayal jelang perayaan Nataru kali ini, jumlah penumpang biasanya membludak lebih tinggi.

Mengantisipasi hal itu, jasa transportasi KA di wilayah Daop 8 Surabaya menambah rangkaian kereta khusus menyambut libur Nataru. Yakni, KA Matarmaja dan KA Gajayana. Normalnya, untuk kereta jarak jauh ada 10 kali pemberangkatan.

"Ini penambahan khusus Nataru, persiapan libur Nataru kita jalankan," ujar Kepala Stasiun Malang, Iful Siswanto, ditemui awak media Senin (2/12).

Iful menjelaskan, selain penambahan kereta, sejak 1 Desember 2019 kemarin beberapa kereta juga beroperasi dengan penambahan kelas. Yang semula ada 3 kereta eksekutif, saat ini menjadi 4 kereta.

"Mulai Desember ini ada kereta api yang berubah kelas. Yang semula kereta ekonomi diganti kelas eksekutif," imbuhnya.

Terkait ketersediaan tiket jarak jauh untuk pemberangkatan dari Kota Malang saat ini, menurutnya hanya tersisa untuk kelas eksekutif dan bisnis saja. Sedangkan kelas ekonomi reguler telah dipastikan habis hingga pemberangkatan 1 Januari 2020 mendatang.

"Kalau ekonomi reguler sudah habis. Sedangkan kereta tambahan untuk kelas ekonomi Matarmaja dan kelas eksekutif Gajayana khusus untuk Nataru ini masih ada okupansi 50 persen, karena jadwal libur ini kan masih belum pasti," jelasnya.

Sementara itu, mantan Kepala Stasiun Bandung ini menyampaikan prediksi melonjaknya penumpang libur Nataru kali ini menuju jurusan Bandung dan Jakarta. Karenanya, beberapa kereta jarak jauh juga mulai dilakukan perpanjangan hingga wilayah Jakarta. Sehingga peluang penumpang menikmati perjalanan kereta jurusan Jakarta lebih banyak.

"Seperi Kereta Api Mutiara, yang dulu hanya Malang-Bandung kini sudah mulai diperpanjang hingga Jakarta. Jadi kalau mau ke Jakarta, lewat Semarang bisa, lewat Bandung juga bisa," pungkasnya.