Para relawan Peace Corps saat dilantik saat dilantik Dubes AS  untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr. di IAIN Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)
Para relawan Peace Corps saat dilantik saat dilantik Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr. di IAIN Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan bergabung dengan Direktur Peace Corps, Dr. Jody K.Olsen, pada upacara pelantikan 68 relawan Peace Corp Indonesia di Sport Center IAN Kediri, Jawa Timur, Senin (2/12/19) siang

Sebanyak 68 relawan Peace Corps yang baru ini berkomitmen untuk mengerjakan proyek pelatihan mengajar bahasa Inggris dan pelatihan guru di berbagai sekolah di Jawa Timur  Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT)  selama 24 bulan.

Menurut Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr, perhelatan ini bertujuan memperkuat ikatan antara rakyat Amerika Serikat dan rakyat Indonesia. Upaya ini, salah satu prioritas utamanya sebagai Duta Besar.

"Itulah sebabnya saya sangat senang bahwa kami memiliki sekelompok orang berbakat dan termotivasi untuk mewakili Peace Corps, dan bekerja dengan Peace Corps, untuk memperluas ikatan ini," kata Duta Besar Amerika Serikat Untuk Indonesia yang juga merupakan mantan sukarelawan Peace Corps.

Donovan menyatakan, saat ini Indonesia dan Amerika Serikat merayakan 70 tahun hubungan diplomatik. Lalu, ketika kedua negara melihat hubungan untuk 70 tahun ke depan, Peace Corps akan terus mengembangkan jalinan sinergitas tersebut.

Di lokasi yang sama , Direktur Peace Corps, Jody Olsen menambahkan, 
Peace Corps dengan bangga bermitra dengan rakyat Indonesia. Upaya ini mendukung tujuan pembangunan sekaligus berkontribusi dengan rasa saling menghormati, pengertian dan niat baik yang dimiliki oleh orang Amerika dan Indonesia.

Sementara itu, Jennifer Goette, Country Director Peace Corps lndonesia mencatat, selain mengajar bersama di kelas, sukarelawan ini telah menjangkau ribuan siswa melalui kegiatan sekunder.  Seperti kelas bahasa Inggris informal, klub dan banyak lagi.

"Kami sangat senang dengan kelompok sukarelawan baru ini, sehingga mereka dapat terus memperluas hubungan orang-ke-orang dan pemahaman budaya dalam kemitraan dengan komunitas mereka di seluruh Indonesia," kata dia.

Melalui program ini, 31 relawan baru akan ditempatkan di Jawa Timur, 29 relawan di Jawa Barat, dan 8 orang lainnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka akan mengajar minimal 20 jam kelas per minggu, mendukung kegiatan pelatihan guru bahasa lnggris di tingkat sekolah dan kabupaten, melakukan bimbingan belajar berbasis masyarakat dan pengajaran bahasa Inggris, dan terlibat dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah mereka. Saat ini, juga ada 22 Relawan Korps Perdamaian di Jawa Timur, 20 relawan di Jawa Barat, dan 8 relawan di NTT. 

Sejak kedatangan mereka dari Amerika Serikat, para relawan telah mempelajari bahasa Indonesia, bahasa lokal (Jawa, Sunda, dan Madura), dan budaya lokal dengan tinggal bersama keluarga angkat di beberapa desa di wilayah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. Selama periode pelatihan 10 minggu, Peace Corps telah bermitra dengan IAIN Kediri, Alam Bahasa dan sekolah-sekolah lokal dan madrasah di Kediri untuk kegiatan praktikum.

Kehadiran Peace Corps di Indonesia adalah atas undangan Pemerintah Indonesia dan telah didukung oleh mitra Pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Urusan Agama, dan mitra provinsi dan lokal.