Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kota Blitar mengevakuasi pria baru pulang dari Bandung ke RSUD Mardi  Waluyo
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kota Blitar mengevakuasi pria baru pulang dari Bandung ke RSUD Mardi Waluyo

Pria yang sempat dievakuasi oleh petugas dari depan masjid Agung Kota Blitar karena mengalami batuk dan panas tinggi akhirnya diperbolehkan pulang. Namun yang bersangkutan diwajibkan untuk melalukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan dan Penunjang RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar dr Herya Putra mengatakan, pihak RSUD Mardi Waluyo sudah melakukan konseling terhadap pria tersebut. Hasilnya pria tersebut dinyatakan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP).

"Untuk pasien yang dari  tadi siang statusnya ODP.  Kemudian diisolasi mandiri di rumah dan sudah dilakukan konseling oleh tim RSUD," ungkap Herya, Senin (23/3/2020).

Sebelumnya, seorang pria dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.  Pria tersebut  terlihat cukup lama duduk di depan Masjid Agung Kota Blitar. Merasa tidak kuat dengan kondisi tubuhnya, dia kemudian menghentikan petugas gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Blitar yang melintas. Petugas yang melintas tersebut awalnya hendak menyemprot disinfektan ke Lapas Klas II B Blitar.

Saat dicek suhu tubuh pria tersebut 38 derajat. Dia juga mengalami batuk. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Polsek dan petugas kesehatan untuk mengevakuasi pria itu.

Pria itu diketahui baru saja pulang dari Bandung dan turun di Stasiun Blitar. Petugas kemudian mengevakuasinya ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar menggunakan ambulans.