Wali Kota Blitar Santoso membagikan sejumlah bantuan sosial kepada warga terdampak dan lembaga kesehatan.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Wali Kota Blitar Santoso membagikan sejumlah bantuan sosial kepada warga terdampak dan lembaga kesehatan.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Tidak kenal lelah melayani masyarakat, Wali Kota Blitar Santoso membagikan sejumlah bantuan sosial kepada lembaga dan warga terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Bantuan secara simbolik diserahkan Wali Kota di lobi kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, Jumat (22/5/2020).

Adapun bantuan yang disalurkan kali ini berasal dari organisasi Korpri Kota Blitar. Sebagai wujud kepedulian kepada sesama, Korpri menggalang donasi dari anggota dan terkumpul Rp 189.880.000 juta. Donasi yang terkumpul dirupakan sembako dan alat pelindung diri (APD).

Baca Juga : Target Sebelum Lebaran, Hari Ini 100 Desa di Kabupaten Malang Salurkan BLT-DD

 

Sebanyak 447 paket sembako disalurkan ke Kecamatan Sananwetan. Dan 500 paket sembako disalurkan ke Kecamatan Kepanjenkidul. Sementara untuk APD disalurkan ke RSUD Mardi Waluyo dan Puskesmas meliputi 1000 masker bedah, 100 masker N95 dan 100 baju hazmat.

“Saya mengapresiasi aksi sosial dari Korpri Kota Blitar. Ini merupakan wujud kepedulian kepada warga terdampak Covid-19 dan dukungan moril kepada tenaga medis selaku garda terdepan melawan Covid-19,” ungkap Wali Kota Blitar, Santoso.

Di kesempatan yang sama orang nomor satu di Kota Blitar juga menyerahkan secara simbolik bingkisan Pemkot Blitar kepada guru-guru ngaji di Bumi Bung Karno.  Total ada 1.509 bingkisan yang disalurkan kepada guru ngaji di 3 kecamatan di Kota Blitar.

“Bantuan ini jangan dilihat bentuknya, tapi lihatlah dari bentuk kepedulianya. Bersama-sama kita lawan Covid-19, semoga pandemi ini cepat berakhir dan aktivitas kembali normal,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dirilis pemerintah pusat, Jawa Timur menempati ranking nomor 2 kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia dengan tambahan kasus baru sebanyak 541.  Terkait hal tersebut Santoso berharap seluruh warga Kota Blitar disiplin dalam menjalankan imbauan dan aturan pemerintah.

”Masyarakat harus mengikuti anjuran pemerintah, agar pasien positif Covid-19 tidak semakin banyak,” tegas Santoso.

Baca Juga : 53 Desa di Kabupaten Malang Belum Musyawarah Desa Khusus, Sebabkan BLT-DD Tersendat

 

Setelah penyerahan simbolik di kantor Pemkot, Wali Kota Blitar Santoso melanjutkan kegiatan dengan menyalurkan bansos ke rumah-rumah warga di Kelurahan Plosokerep. Seakan tak kenal lelah, Santoso langsung melakukan sidak memonitoring penyaluran sembako tahap II di wilayah Kecamatan Sananwetan.

“Saya memonitor langsung penyaluran sembako dari Pemprov, saya ingin ini segera tuntas. Karena bantuan berikutnya dalam waktu dekat rencananya akan segera kita salurkan,” pungkasnya.