Novel Baswedan (Foto:  Pikiran Rakyat)
Novel Baswedan (Foto: Pikiran Rakyat)

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel baswedan sempat protes karena dua penyerang air keras yang mencelakainya hanya dihukum satu tahun penjara.  

Bahkan ia sempat mempertanyakan sikap dari Presiden Jokowi terkait sistem hukum di Indonesia.  

Baca Juga : Pengacara Ini Ajukan Praperadilan ke PN Kota Malang, 3 Institusi Kejaksaan jadi Termohon

 

Kini, Novel malah meminta kedua terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette untuk dibebaskan.  

Permintaan itu disampaikan Novel melalui akun Twitternya.  

Dalam cuitannya, Novel mengatakan jika dirinya tidak yakin bahwa Ronny dan Rahmat adalah pelaku penyerang air keras.  

Novel juga menjelaskan bahwa dirinya sudah bertanya kepada penyidik dan jaksa yang menangani kasus ini.  

Selain itu Novel juga sudah bertanya kepada saksi yang melihat pelaku penyiraman.  

Dari sejumlah saksi itu, dikatakan jika bukan Ronny dan Rahmat lah yang melakukan penyiraman.  

“Saya jg tdk yakin kedua org itu pelakunya. Ketika sy tanya penyidik dan jaksanya mrk tdk ada yg bisa jelaskan kaitan pelaku dgn bukti. Ketika sy tanya saksi2 yg melihat pelaku dibilang bukan itu pelakunya. Apalagi dalangnya? Sdh dibebaskan saja drpd mengada2." ujar Novel melalui cuitannya di akun @nazaqistsha.

Ia lantas berkata jika serangan air panas yang terjadi kepadanya dari awal sudah dimaafkan.  

Namun, proses hukum terhadap pelaku sebenarnya harus tetap berjalan.  

Dikarenakan, kejadian yang menimpa Novel ini bisa terjadi kepada siapapun.  

"Serangan air keras kpd sy dr awal sdh sy maafkan. Tetapi proses hukum harus berjalan sebagaimana mestinya. krn bisa terjdi pd siapapun & mengancam orang2 yg berani berjuang & kritis demi bangsa/negara. Maka masyarakat harus bersuara, tdk boleh diam, agar hukum bisa berdiri tegak," katanya.

Cuitan Novel itu lantas mengundang berbagai reaksi warganet.  

Tak terkecuali mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.  

Said Didu berharap agar keadilan terhadap Novel bisa segera datang.  

"Ini sudah jelas. Semoga keadilan segera datang," ujar Said Didu.  

Baca Juga : Sambut New Normal, Lapas Klas 1 Malang Ubah Model Ruangan Pembesuk

 

Lebih lanjut warganet setuju dengan sikap Novel yang meminta agar kedua terdakwa itu dibebaskan.

@saincis : "betul, bang. Bebaskan orang yang ngaku² pelaku!"

@Stevaniehuangg : "Pemikiran yg sama."

Di sisi lain sebagian dari mereka mengaku kecewa dengan Novel.  

@Uki23 : "Lho, saya termasuk yang berempati pada anda dan pernah ungkapkan bahwa dakwaan setahun itu "menghina nalar" lho. Kok malah anda bilang bukan mereka pelakunya dan bebaskan saja mereka?  Is it actually about politics or law enforcement?????."